Ejaan.id - Perbaikan Kata Tidak Baku
melalui Laman Berbasis Teknologi

Coba Sekarang Pelajari

Fitur Aplikasi

Temukan kesalahan dan sunting tulisanmu secara daring!

Berbasis Website

Aplikasi berbasis website
Kamu dapat mengedit di mana pun dan kapan pun tanpa harus menginstal.

Menggunakan PUEBI

Kaidah bahasa tulis mengacu pada pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI).

Linguistik

Bermanfaat dalam mengembangkan bidang ilmu linguistik, khususnya linguistik bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia

Mengembangkan model penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah melalui teknologi.

Meminimalisasi Kesalahan

Kesalahan penggunaan kata tidak baku dalam bahasa Indonesia dapat diminimalisasi secara tersistem.

Sesuai KBBI

Membantu akademisi dan praktisi memperbaiki kata tidak baku agar sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Tampilan Ejaan.id di mobile

Mengapa saya harus menyukai Ejaan.id?

Dengan memanfaatkan teknologi, kesalahan penulisan ejaan atau penggunaan kata tidak baku dalam bahasa Indonesia dapat diminimalisasi secara tersistem.

  • Mudah
  • Cepat
  • Terdata
  • Gratis!
Coba Sekarang!

Perbaikan Kata Tidak Baku untuk kalimat

Ketika menulis karya ilmiah, baik artikel, opini, maupun makalah, seorang penulis sering ragu untuk menuliskan kata-kata tertentu. Misalnya, untuk menuliskan kata yang bermakna ‘sebuah tempat yang jauh dari posisi berdiri’, seorang penulis ragu untuk menulis disana atau di sana. Akibatnya, pada sebuah tulisan ditemukan penulisan kata di sana secara tidak konsisten. Pada suatu kalimat, penulis menggunakan kata di sana, sementara pada kalimat lain ditemukan penulis tersebut menggunakan kata disana. Padahal, penulisan di sebagai kata depan berbeda dengan penulisan di sebagai imbuhan. Penulisan di sebagai kata depan ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya, seperti di sana, di samping, di atas, di luar, di rumah, dan di halaman. Akan tetapi, penulisan di sebagai imbuhan harus ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, seperti diambil, ditiru, ditulis, dan dibaca.

Perbaikan Kata Tidak Baku untuk kalimat
Perbaikan Kata Tidak Baku untuk paragraf

Perbaikan Kata Tidak Baku untuk paragraf

Begitu juga dengan penggunaan kata dasar dalam bahasa Indonesia yang masih tumpang tindih digunakan oleh masyarakat. Kata yang digunakan cenderung kata tidak baku. Hal ini tampak pada penulisan praktek, baik pada papan nama dokter maupun pada karya tulis ilmiah. Penulisan kata yang baku berupa praktik justru diabaikan karena pengguna bahasa tidak berupaya untuk mencari standar yang baku atau benar antara penulisan praktek atau praktik tersebut.

Penulisan kata depan, kata ganti, konjungsi dan kata baku.

Perkembangan teknologi yang dapat menyebabkan rusaknya penggunaan bahasa Indonesia di tengah-tengah masyarakat harus diantisipasi sedini mungkin. Salah satunya tentu dengan alat bantu teknologi itu sendiri. Linguis atau ahli bahasa yang memahami kaidah penulisan bahasa Indonesia yang benar harus memanfaatkan teknologi untuk membatasi penggunaan kata tidak baku tersebut.

Penulisan kata depan, kata ganti, konjungsi dan kata baku

Punya kritik, saran atau masukan?

Kontak Kami

Blog

Berita, Artikel, Tulisan dan Opini seputar ejaan dan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI)

Korona atau Corona

Korona atau Corona?

VIRUS CORONA kini populer di Indonesia. Meskipun populer, penamaan virus tersebut tidak sesuai dengan kaidah pengindonesiaan kata dan ungkapan asing. Publik saat ini menganggap penulisannya dengan frasa virus corona...

Baca selengkapnya
Editor Bahasa Indonesia di Media Massa

Editor Bahasa Indonesia di Media Massa

Wartawan salah tulis, salah siapa? Ini pertanyaan mirip buah simalakama. Menyalahkan wartawan tidak bisa juga karena ada editor dan redaktur yang seharusnya cermat membaca dan memperbaiki kesalahan tulis para wartawan...

Baca selengkapnya
Bahasa Indonesia pada Film

Bahasa Indonesia pada Film

Salah satu film horor Indonesia mengadopsi kepercayaan masyarakat Nigeria-Kongo, yaitu mengangkat istilah zombi. Zombi berasal dari kata nzambi yang dalam bahasa Kongo berarti dewa. Namun, pada masa kini, zombi...

Baca selengkapnya

Apa kata mereka?

Pendapat Ahli tentang Ejaan.id

39000


Mencoba

1046


Pengguna

6345


Review

18325


Share

Diliput oleh

Liputan Ejaan.id dari berbagai media

DILO Padang
Ristekdikti
DailySocial
TechInAsia

Kontak Kami

Kontak Ejaan.id untuk informasi lebih lanjut.

Kontak Ejaan.id

Alamat

Padang, Sumatera Barat, Indonesia

Email

riafebrina03(at)gmail.com

Nomor Telpon

+62 852 63 421 900

Media Sosial

@febrina_ria

Tentang Ejaan.id

Aplikasi ini bermanfaat secara teoretis dan praktis. Secara teoretis, Aplikasi ini bermanfaat dalam mengembangkan bidang ilmu linguistik, khususnya linguistik bahasa Indonesia. Dengan memanfaatkan bidang ilmu linguistik, dapat ditentukan penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah bahasa.

Selain itu, Aplikasi ini juga bermanfaat secara praktis. Aplikasi ini bermanfaat untuk mengembangkan model penggunaan bahasa Indonesia yang benar melalui pemanfaatan teknologi, yaitu melalui laman website berdomain dotid (.id). Dengan memanfaatkan teknologi, kesalahan penggunaan kata atau penggunaan kata tidak baku dalam bahasa Indonesia dalam diminimalisasi secara tersistem.

Penelitian ini akan menciptakan laman prototype berupa website berdomain dotid (.id) yang akan membantu akademisi dan praktisi untuk memperbaiki kata dalam bahasa Indonesia yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) atau Tata Baku Bahasa Indonesia. Hasil penyajian analisis tersebut akan ditulis dalam bentuk artikel ilmiah yang akan diterbitkan pada jurnal ilmiah terakreditasi. Di samping itu, hasil penelitian ini tersedia dalam laman atau website yang sudah dibuat dan juga dicantumkan secara paralel ke dalam laman atau website fakultas dan jurusan sehingga mudah untuk diakses siapa pun.