Kabar Kata

Memuat semua berita tentang sejarah, perkembangan, dan informasi terbaru bahasa Indonesia.

Asal-Usul Kata "Ngabuburit"

Rabu, 12 April 2023 09:59 WIB

Foto: Yori Leo Saputra
Foto: Yori Leo Saputra

Ejaan.id—Kata ngabuburit tentu tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Kata ini kerap terdengar selama bulan suci Ramadan. Oleh karena itu, kata ngabuburit menjadi salah satu kata populer di bulan Ramadan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring (2023), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia melabeli kata ngabuburit dengan huruf v. V merupakan singkatan dari verba. Sementara itu, makna atau arti kata ngabuburit adalah mengabuburit. Mengabuburit diartikan ‘menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan’ (lihat KBBI V).

Selain dilabeli dengan huruf v, kata ngabuburit dan kata mengabuburit juga dilabeli Sd oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia. Dalam petunjuk pemakaian kamus, Sd merupakan label penggunaan bahasa Sunda. 

Dr. Gugun Gunardi, H.Hum. selaku pakar bahasa Sunda Universitas Padjajaran, Bandung, mengatakan bahwa dalam bahasa Sunda, kata ngabuburit bermakna ngalatung ngadogoan burit atau 'bermain sambil menunggu waktu sore'.

“Asal katanya dari burit, yaitu waktu sore, senja, menjelang azan Magrib, atau menjelang matahari terbenam,” kata Gugun dikutip dari laman unpad.ac.id, Rabu, 12 Maret 2023.

Kata ngabuburit kemudian digunakan oleh masyarakat sebagai kegiatan untuk menunggu waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan. Kegiatan itu bisa saja seperti  berjalan-jalan, bermain permainan tradisional, berdagang, dan melakukan kegiatan keagamaan.

Lebih lanjut, pakar bahasa Sunda Universitas Padjajaran itu mengatakan, kata ngabuburit bahwasanya sudah ada sejak zaman Orde Baru (orba)—ketika ulama Buya Hamka menjadi ketua umum Majelis Ulama Indonesia pada tahun 1975.

Selain itu, Dr. Wahya, M.Hum., dosen Prodi Sastra Indonesia Universitas Padjajaran juga menyebutkan proses penyerapan kata ngabuburit ke dalam bahasa Indonesia bermula dari ketidakadaan konsep kata yang sepadan untuk penggunaan sehari-hari di luar penutur bahasa Sunda.

Menurutnya, ada beberapa pertimbangan mengenai proses penyerapan kata ngabuburit ke dalam bahasa Indonesia. Pertama, soal bunyi. Kata ngabuburit enak didengar dan tidak mengarah ke makna tertentu. Susunan katanya juga sesuai dengan susunan kata bahasa Indonesia. Selain itu, kata tersebut tidak terlalu panjang ketika diucapkan.

“Dengan dasar ini tampak kata ngabuburit yang berasal dari bahasa Sunda diserap ke dalam bahasa Indonesia,” Kata dosen Prodi Sastra Indonesia Unpad itu.

Lebih lanjut, dosen Prodi Sastra Indonesia Unpad itu menyebutkan bahwa kata ngabuburit diserap secara utuh ke dalam bahasa Indonesia tanpa pergeseran makna. Dengan kata lain, tidak ada terjadi perubahan makna ketika kata tersebut digunakan ke dalam bahasa Indonesia. Inilah yang menjadi bukti bahwa bahasa daerah/bahasa ibu menjadi tanda untuk memperkukuh kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia.

Ia juga menyebutkan bahwa kata ngabuburit termasuk ke dalam integrasi. Hal ini dikarenakan kata tersebut tidak diperlakukan sebagai bahasa asing dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk selalu mempertahankan bahasa ibu untuk memperkukuh bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. (YLS/Berbagai Sumber)

*

Kirim Komentar


Kabar Kata lainnya

Harimurti Kridalaksana

Informasi 30-12-2023 14:09 WIB

Raden Mas Hubert Emmanuel Haimurti Kridalaksana atau biasa dikenal Harimurti Kridalaksana (23 Desember 1939 “ 11 Juli 2022) adalah salah satu pakar linguistik di Indonesia. Bulan Oktober kemarin, beliau mendapat penghargaan Anugerah Hoesein Djajadiningrat Tahun 2023 pada kategori pengembangan...


Menjelajahi Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XII Virtual

Informasi 29-10-2023 06:04 WIB

Jakarta“Sejak Rabu, 25 Oktober 2023, Kongres Bahasa Indonesia XII yang bertema Literasi dalam Kebinekaan untuk Kemuajuan Bangsa resmi dibuka dan dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan daring. Sebanyak 1000 peserta daring turut hadir mengikuti rangkaian acara melalui laman virtual KBI...


Kongres Bahasa Indonesia XII Resmi Dibuka di Jakarta

Informasi 25-10-2023 23:27 WIB

Jakarta”Kongres Bahasa Indonesia (KBI XII) resmi dibuka di Jakarta pada Rabu, 25 Oktober 2023 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim atau yang akrab disapa dengan Mas Menteri. Bertempat di The Sultan Hotel and Residence, KBI XII dihelat untuk menengok...


Cerita Mahasiswa BIPA UGM tentang Budaya dan Bahasa Indonesia

Informasi 19-10-2023 16:17 WIB

Yogyakarta--Lima mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang belajar di INCULS (The Indonesian Language and Culture Learning Service) FIB UGM menceritakan pengalaman dan tantangan mereka dalam belajar bahasa Indonesia. Dalam acara "Gelar Wicara" dengan topik "Strategi dan Tantangan...


Ilmu Semiotika: Memaknai Lambang

Informasi 29-08-2023 09:41 WIB

Pernahkah Sobat melihat rambu-rambu lalu lintas Ada yang bergambarkan huruf p dengan garis miring, menandakan dilarang parkir atau simbol di pintu toilet. Perlu Sobat ketahui bahwa ilmu yang mempelajari lambang tersebut dinamakan ilmu semiotik.Ilmu semiotik berasal dari kata semeion dalam...