Kata Kita

Berita, Artikel, dan Opini tentang Ejaan. id dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Kependekan dalam Bahasa Indonesia

Oleh Husni Mardhyatur Rahmi, S.Hum.*

Husni Mardhyatur Rahmi [Foto: ejaan.id]
Sobat Eja pernah tidak mendengar kata gercep, KKN, dan FISIP? Ketiga kata tersebut merupakan bentuk kependekan. Gercep merupakan kependekan dari gerak cepat, KKN merupakan kependekan dari Kuliah Kerja Nyata, dan FISIP merupakan kependekan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 

Kependekan merupakan hasil dari proses abreviasi. Abreviasi merupakan salah satu proses morfologis dalam pembentukan kata. Proses pembentukan kata melalui abreviasi menghasilkan beberapa jenis kependekan, di antaranya:

Singkatan
Singkatan merupakan hasil dari proses abreviasi berupa huruf atau gabungan huruf yang dieja huruf demi huruf. Misalnya:
TNI (Tentara Nasional Indonesia)
BSI (Bank Syariah Indonesia)
ASN (Aparatur Sipil Negara)

Akronim
Akronim merupakan hasil dari proses abreviasi berupa gabungan huruf atau suku kata, atau bagian lain dalam kata yang dilafalkan sebagai sebuah kata. Maksudnya, abreviasi yang menghasilkan akronim memenuhi kaidah fonotaktik dalam bahasa Indonesia. Misalnya:
Akmil (Akademi Militer)
puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)
juknis (Petunjuk Teknis)

Penggalan
Penggalan merupakan hasil dari proses abreviasi berupa pemenggalan salah satu bagian dari leksem, contohnya:
Dok (Dokter)
Prof (Profesor)
Bu         (Ibu)

Kontraksi
Kontraksi merupakan hasil dari proses abreviasi dengan cara meringkaskan leksem dasar atau gabungan leksem, contohnya
tak dari kata tidak
takkan dari kata tidak akan

Lambang Huruf
Lambang huruf merupakan hasil dari proses abreviasi berupa satu huruf atau lebih yang menggambarkan konsep dasar kuantitas, satuan, atau unsur. Misalnya:
g (gram)
m (meter)
Rp (rupiah)

Bentuk-bentuk kependekan sangat banyak ditemukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bentuk kependekan muncul karena adanya dorongan untuk berbahasa secara praktis dan cepat. Dorongan tersebut mengakibatkan abreviasi menjadi proses yang selalu terjadi dan berkembang. Selain itu, kependekan banyak ditemukan pada bidang teknis, seperti dalam cabang-cabang ilmu, bidang militer, bahkan dalam bahasa sehari-hari. 

Nah, sekarang Sobat Eja sudah tahu tentang jenis-jenis kependekan dalam bahasa Indonesia. Semoga Sobat Eja dapat membedakan masing-masing kependekan dengan baik ya.  Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat Eja.

Referensi:
Kridalaksana, Harimurti. (2009) Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama 
*Redaktur Bahasa

Kirim Komentar


Kata Kita lainnya

Kata "dalem" dan Pronomina Serapan dalam Bahasa Indonesia

Artikel 25-04-2024 10:42 WIB

Selama berada di Yogyakarta, saya sering mendengar kata dalem. Kata ini sering diucapkan ketika seseorang yang saya ajak berkomunikasi belum memahami apa yang saya sampaikan. Kata dalem dipakai sebagai permintaan hormat untuk mengulang apa yang sudah disampaikan.Sebagai penutur...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Asal Usul Skena dan Musik Indie

Artikel 20-03-2024 12:12 WIB

Belakangan ini, kata skena terus digunakan oleh pengguna media sosial. Bahkan, kata skena sering dituturkan oleh para remaja kota. Contohnya, saya pernah ditanya oleh beberapa teman saya, śBil, apa itu arti skenať.Saya baru pertama kali mendengar kata itu dan merasa tergelitik untuk mencari...

Oleh Nabilla Hanifah Suci Ramadhani - Redaktur Ejaan.id


Kosakata Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia

Artikel 19-03-2024 16:43 WIB

Jika kita bertanya, kosakata apa yang paling banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia Meskipun tidak ada yang tahu persis, kebanyakan orang akan menjawab bahasa Inggris. Sadar atau tidak, setiap hari kita pasti melafalkan kosakata bahasa Inggris. Setidaknya, kata handphone. Sangat ...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Penggunaan Ejaan van Ophuijsen pada Novel Belenggu Karya Armijn Pane

Artikel 15-02-2024 10:26 WIB

Apa itu Ejaan van Ophuijsen Sebelum membicarakannya, mari kita bahas tentang ejaan. Chaer (2002) mengatakan, ejaan merupakan aturan cara penulisan kata, kalimat, dan tanda baca. Dalam KBBI Daring VI (2023), ejaan mencakup sejumlah kaidah tentang cara penulisan bahasa dengan menggunakan huruf,...

Oleh Andina Meutia Hawa - Dosen Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Kreator Konten: Istilah Baru, Profesi Baru

Artikel 24-01-2024 18:30 WIB

Sudah tidak asing lagi hari ini ada seseorang yang tiba-tiba menjadi seorang tokoh publik di media sosial, misalnya Danang Giri Sadewa, alumni Fisipol UGM yang kemarin sempat viral karena mengenalkan sosok Abigail Geuneve Arista Manurung melalui konten bercyanda, bercyanda. Ternyata Danang...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas