Kata Kita

Berita, Artikel, dan Opini tentang Ejaan. id dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Pramusapa

Oleh Nabila Hanifah Suci R., S.Hum.*

Foto: Ejaan.id
Saat menulis berita rilis Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XII virtual, saya kesulitan menemukan diksi yang pas untuk menggambarkan wanita virtual yang bertugas menyapa tamu pada laman pertama KBI Virtual. Wanita tersebut berdiri di belakang meja resepsionis dan bertugas untuk menyapa serta memandu peserta saat menjelajahi ruangan KBI XII Virtual. Saya terpikir untuk menyebutnya sebagai seorang resepsionis. Namun, saya merasa diksi tersebut tidak pas.

Kata resepsionis dalam KBBI VI Daring berarti ‘orang yang bertugas sebagai penerima tamu (di suatu perusahaan, hotel, atau kantor)’. Kata resepsionis merupakan hasil serapan dari kata receptionist dalam bahasa Inggris yang memiliki arti sama. Kata resepsionis  sudah masuk dalam Kamus Bahasa Indonesia Edisi Kesatu.

Ketika saya ingin memakai diksi resepsionis, saya berpikir bahwa diri saya tidak berada di hotel. Saya berada di tempat lain, sedang memegang gawai dan berkunjung ke KBI XII secara daring. Alhasil saya berusaha mencari diksi yang pas, lewat Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia. Kata kunci saya masukkan dan menemukan kata yang bersinonim dengan kata resepsionis.

Sinonim resepsionis dalam arti penerimaan didapat kata pembalas, penanggap, penerima, dan penyambut. Kemudian, sinonim resepsionis dalam arti penginapan didapat kata operator telepon, manajer jaga, manajer penerima tamu, perwakilan bandara, petugas penghubung, portir, pramupintu, dan pramutama

Saya berpikir salah satu dari kata pramupintu dan pramutama dirasa cocok untuk menggambarkan profesi wanita virtual yang menyapa peserta. Namun, kata pramupintu berarti ‘petugas yang melayani tamu yang akan masuk dan keluar hotel’, sedangkan pramutama adalah ‘orang yang mengepalai pramutamu di hotel; kepala pramutamu’ (KBBI VI Daring). Alhasil kedua kata tersebut tidak bisa saya pakai.

Tiba-tiba saya teringat dengan perjalanan tempo hari lalu ketika menaiki transportasi umum bus Transjakarta. Fasilitas halte Transjakarta sangatlah baik, dari segi pelayanan maupun penunjuk perjalanan yang mudah dimengerti bagi penumpang. Ketika itu, saya sedang membaca poster berisikan rute perjalanan bus Transjakarta dan di samping itu ada sebuah poster pemberitahuan. Saya tidak terlalu ingat kalimatnya, tetapi intinya penumpang dapat melaporkan tindak pelecehan seksual kepada pramusapa. Pramusapa adalah petugas yang melayani penumpang Transjakarta, baik di halte maupun di dalam bus. 

Panggilan pramusapa Transjakarta baru saja dipakai pada Februari 2023 lalu. Ternyata panggilan tersebut merupakan jawaban dari para penumpang Transjakarta yang selalu memiliki sapaan tersendiri kepada petugas Transjakarta. Ada yang memanggil kernet, kondektur, onboard, PLB (Petugas Layanan Bus), hingga PLO (Petugas Layanan Operasi). Akhirnya kata pramusapa resmi menjadi panggilan bagi petugas Transjakarta dengan harapan dapat mudah dikenali.

Saya pun berpikir bahwa diksi pramusapa cocok untuk menyebut wanita virtual yang bertugas menyapa peserta KBI XII Virtual. Kata pramusapa berasal dari bentuk terikat pramu- dan kata sapa. Bentuk terikat pramu- berarti ‘orang yang bekerja dalam bidang jasa’ sehingga bila diikuti kata sapa dapat bermakna ‘orang yang bertugas menyapa dan melayani tamu, pelanggan, atau penumpang’. Kata tersebut bagus bagi orang yang bertugas melayani pelanggan tanpa harus terikat pada situasi di tempat kerja, berupa kantor atau hotel.

Sayangnya, kata pramusapa belum masuk ke dalam lema KBBI VI. Untuk masuk ke dalam lema KBBI VI perlu lima syarat yang harus diikuti, yaitu kata harus bersifat 1) unik; 2) eufonik; 3) seturut dengan kaidah bahasa Indonesia; 4) memiliki konotasi positif; dan 5) seringkali dipakai. 

Bila menurut Sobat Eja, kata pramusapa cocok menjadi kata baru, Sobat bisa mengusulkannya pada fitur usul kata di laman Ejaan.id agar dapat diusungkan langsung oleh para redaktur ahli bahasa Ejaan Indonesia. Yuk, turut berkontribusi dalam mengembangkan bahasa Indonesia supaya dapat tercapai cita-cita internasionalisasi bahasa kita.
*Redaktur Bahasa

Kirim Komentar


Kata Kita lainnya

Kata "dalem" dan Pronomina Serapan dalam Bahasa Indonesia

Artikel 25-04-2024 10:42 WIB

Selama berada di Yogyakarta, saya sering mendengar kata dalem. Kata ini sering diucapkan ketika seseorang yang saya ajak berkomunikasi belum memahami apa yang saya sampaikan. Kata dalem dipakai sebagai permintaan hormat untuk mengulang apa yang sudah disampaikan.Sebagai penutur...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Asal Usul Skena dan Musik Indie

Artikel 20-03-2024 12:12 WIB

Belakangan ini, kata skena terus digunakan oleh pengguna media sosial. Bahkan, kata skena sering dituturkan oleh para remaja kota. Contohnya, saya pernah ditanya oleh beberapa teman saya, Bil, apa itu arti skena.Saya baru pertama kali mendengar kata itu dan merasa tergelitik untuk mencari...

Oleh Nabilla Hanifah Suci Ramadhani - Redaktur Ejaan.id


Kosakata Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia

Artikel 19-03-2024 16:43 WIB

Jika kita bertanya, kosakata apa yang paling banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia Meskipun tidak ada yang tahu persis, kebanyakan orang akan menjawab bahasa Inggris. Sadar atau tidak, setiap hari kita pasti melafalkan kosakata bahasa Inggris. Setidaknya, kata handphone. Sangat ...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Penggunaan Ejaan van Ophuijsen pada Novel Belenggu Karya Armijn Pane

Artikel 15-02-2024 10:26 WIB

Apa itu Ejaan van Ophuijsen Sebelum membicarakannya, mari kita bahas tentang ejaan. Chaer (2002) mengatakan, ejaan merupakan aturan cara penulisan kata, kalimat, dan tanda baca. Dalam KBBI Daring VI (2023), ejaan mencakup sejumlah kaidah tentang cara penulisan bahasa dengan menggunakan huruf,...

Oleh Andina Meutia Hawa - Dosen Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Kreator Konten: Istilah Baru, Profesi Baru

Artikel 24-01-2024 18:30 WIB

Sudah tidak asing lagi hari ini ada seseorang yang tiba-tiba menjadi seorang tokoh publik di media sosial, misalnya Danang Giri Sadewa, alumni Fisipol UGM yang kemarin sempat viral karena mengenalkan sosok Abigail Geuneve Arista Manurung melalui konten bercyanda, bercyanda. Ternyata Danang...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas