Kata Kita

Berita, Artikel, dan Opini tentang Ejaan. id dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Penggunaan Tanda Baca dalam Kalimat Petikan Langsung

Oleh Nabila Hanifah Suci R., S.Hum.*

Foto: Ejaan.id
Pernahkah Sobat kebingungan menentukan letak tanda baca dalam petikan langsung? Ada yang menulis tanda baca penutup terlebih dahulu baru tanda petik dua, begitu pula sebaliknya. Berikut contohnya.

a. Ia berkata, “Ujian semester sudah di depan mata”.
b. Ia berkata, “Ujian semester sudah di depan mata.”

Lantas, manakah kalimat yang benar?

EYD V dalam subbab tanda baca bagian tanda petik (“…”) mencontohkan penulisan tanda baca dalam petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Tanda baca penutup terlebih dahulu ditulis sebelum tanda petik.

Tanda baca penutup adalah tanda baca yang mengakhiri atau menutup kalimat. Tanda baca penutup biasanya disebut tanda baca final. Ada tiga macam tanda baca, yaitu tanda titik (.), tanda seru (!), dan tanda tanya (?). Tanda titik digunakan pada kalimat berita, tanda seru mengakhiri kalimat perintah, sedangkan tanda tanya mengakhiri kalimat tanya. 

Tanda titik terbagi atas lima penggunaan, yakni (1) menutup kalimat berita, (2) digunakan di belakang atau di antara nomor daftar, (3) memisahkan satuan waktu, (4) memisahkan jumlah ribuan, dan (5) digunakan pada akhir singkatan atau akhir tiap unsur singkatan. Lalu, penggunaan tanda seru dan tanda tanya masing-masing hanya satu, yaitu digunakan untuk menutup kalimat perintah dan kalimat tanya. 

Dalam petikan langsung, penulisan tanda baca ditulis terlebih dahulu sebelum diakhiri tanda petik dua. Jadi, penulisan yang benar ada pada poin (b).

Ia berkata, “Ujian semester sudah di depan mata.”

Tanda baca koma ditulis sebelum tanda petik dua, dilanjutkan huruf kapital di awal pada kalimat petikan dan diakhiri tanda baca penutup sebelum diakhiri tanda petik dua. Lantas, apakah perlu ditambahkan tanda baca lagi setelah tanda petik dua?

Jawabannya, tidak. Penulisan yang benar tanda baca penutup sebelum tanda petik dua. Namun, ini hanya berlaku pada kalimat petikan saja. Ingat ya!

Berikut beberapa varian kalimat petikan yang bisa Sobat pelajari.

a. "Kita harus belajar giat dari sekarang," saran Doni, "supaya lulus ujian semester!”
b. "Berapa harga baju ini?" tanya Hasan.
c. Dia bertanya, "Ini apa, Bu?"
d. "Silakan minum, Dik!" kata Kak Siti.
e. Doug Newson & James A. Wollert (1985:11), mengatakan “berita adalah apa saja yang ingin dan perlu diketahui orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat.”

Bila menurut Sobat, artikel ini bermanfaat, jangan sungkan untuk membagikannya di media sosial pribadimu!

*Redaktur Bahasa

Kirim Komentar


Kata Kita lainnya

Kata "dalem" dan Pronomina Serapan dalam Bahasa Indonesia

Artikel 25-04-2024 10:42 WIB

Selama berada di Yogyakarta, saya sering mendengar kata dalem. Kata ini sering diucapkan ketika seseorang yang saya ajak berkomunikasi belum memahami apa yang saya sampaikan. Kata dalem dipakai sebagai permintaan hormat untuk mengulang apa yang sudah disampaikan.Sebagai penutur...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Asal Usul Skena dan Musik Indie

Artikel 20-03-2024 12:12 WIB

Belakangan ini, kata skena terus digunakan oleh pengguna media sosial. Bahkan, kata skena sering dituturkan oleh para remaja kota. Contohnya, saya pernah ditanya oleh beberapa teman saya, Bil, apa itu arti skena.Saya baru pertama kali mendengar kata itu dan merasa tergelitik untuk mencari...

Oleh Nabilla Hanifah Suci Ramadhani - Redaktur Ejaan.id


Kosakata Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia

Artikel 19-03-2024 16:43 WIB

Jika kita bertanya, kosakata apa yang paling banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia Meskipun tidak ada yang tahu persis, kebanyakan orang akan menjawab bahasa Inggris. Sadar atau tidak, setiap hari kita pasti melafalkan kosakata bahasa Inggris. Setidaknya, kata handphone. Sangat ...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Penggunaan Ejaan van Ophuijsen pada Novel Belenggu Karya Armijn Pane

Artikel 15-02-2024 10:26 WIB

Apa itu Ejaan van Ophuijsen Sebelum membicarakannya, mari kita bahas tentang ejaan. Chaer (2002) mengatakan, ejaan merupakan aturan cara penulisan kata, kalimat, dan tanda baca. Dalam KBBI Daring VI (2023), ejaan mencakup sejumlah kaidah tentang cara penulisan bahasa dengan menggunakan huruf,...

Oleh Andina Meutia Hawa - Dosen Sastra Indonesia, Universitas Andalas


Kreator Konten: Istilah Baru, Profesi Baru

Artikel 24-01-2024 18:30 WIB

Sudah tidak asing lagi hari ini ada seseorang yang tiba-tiba menjadi seorang tokoh publik di media sosial, misalnya Danang Giri Sadewa, alumni Fisipol UGM yang kemarin sempat viral karena mengenalkan sosok Abigail Geuneve Arista Manurung melalui konten bercyanda, bercyanda. Ternyata Danang...

Oleh Ria Febrina, S.S., M.Hum. - Dosen Linguistik Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Andalas